Tepat pada hari Kamis, tanggal 31 Desember 2020, mulai dari terbitnya fajar surya mengiringi semangat ummat manusia untuk merayakan pergantian angka tahun, terutama para kaum muda tidak terkesampingkan juga para kaum dewasa sampai yang tua, dengan beragam pola dan cara yang berbeda dalam mengekspresikannya.
Tahun baru 2021 kali ini merupakan tahun baru yang diselimuti dengan ketakutan oleh sebagian besar manusia, mulai dari penguasa sampai rakyat jelata, mulai dari yang kaya sampai yang tak punya kelebihan harta, tahta dan wanita dengan adanya virus corona. Beberapa cara untuk menekan jumlah besar adanya budaya uforia di malam dan hari tahun barupun dilakukan, seperti halnya razia tempat-tempat keramaian, swab di berbagai tempat keramaian, dan sejenisnya.
Berbeda dengan para cendikia dan kaum milenia, yang menjadikan momentum malam dan hari tahun baru 2021 sebagai satu momentum penting dalam hidupnya. Mengevaluasi, meregulasi perilaku dan kebiasaan yang dianggap perlu untuk menata lebih baik kedepannya, baik dalam dirinya, keluarganya, bahkan pada tempat mereka berkarya dan bekerja. Hal ini selaras dengan pesan suci Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam At Turmudzi "Setiap anak Adam (manusia) banyak melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang mau bertobat."
Selamat memasuki tahun baru 2021, harapan, semangat dan do'a terbaik sudah saatnya kita budayakan, dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing hati kita dalam melalukan segala bentuk kebaikan-kebaikan.
Ngereng Natah Ateh.
Jum'at, 1 Januari 2020
8 Komentar
👍👍👍🤲🤲🤲🤲
BalasHapusشكرا كثير
Hapus😍
BalasHapus🙏
HapusSubahanallah.......
BalasHapus🥰
HapusJaya selalu SD SAQA
BalasHapusآمين
Hapus